Pernah ku baca pada sebuah buku, bahwa perjalanan pulang mesti lah menyenangkan tidak terkecuali pada perjalanan pulang yang sesungguhnya. Pulang yang benar-benar pulang dan tidak kembali. Pulang kepada yang Maha Kuasa. Peristiwa mudik ke kampung yang tidak terhindarkan. Karena setiap yang bernyawa akan dicabut kembali. Dunia ini, tidak ada seujung kuku pun dari akhirat. Dunia ini hanya tempat kita mengumpulkan bekal untuk pulang ke akhirat nanti. Menyeramkan bukan? Berbicara tentang segala hal yang berhubungan dengan kematian terasa menyeramkan. Padahal, peristiwa pulang sendiri adalah hal menyenangkan yang terjadi pada setiap insan. Pulang sekolah, pulang ke rumah, pulang ke kampung halaman, pulang dari suatu tempat yang menjengkelkan merupakan hal yang kita tunggu dan nantikan. Lalu, untuk pulang yang sesungguhnya, mengapa kita tidak merasa senang? Mengapa tidak kita coba untuk menyambutnya? Dunia ini hanya persinggahan sementara. Tempat yang Maha Kuasa menguji kita entah dengan cob...