pagi itu udara begitu sejuk buat siapapun enggan bangun tapi kita harus bangkit melawan segala perasaan padahal cuacanya begitu nyaman untuk tidur kembali kasur dan guling pun begitu mpak bersekongkol katanya kamu perlu memejamkan mata sebentar saja dan terus mngulangnya "bangun sayang!" teriakan lembut seorang malaikat penyabar itu terppaksa membuatku urung melanjutkan mimpi mimpi yang sampai kapan pun cuma jadi mimpi belaka hanya ada dalam angan "ibu aku sedang bermimpi bagus" omelnya tak terima dengan mulut mengerucut "sebagus apapun itu'kan cuma mimpi" hei, ternyata benar. orang yang paling mungkin mematahkan sayapmu adalah orang tuamu sendiri "cepat bangun, makan dan mandi" "baik komandan" ia kembali tidur setelah ibu pergi. benar-benar anak nakal. "anak gadis kenapa belum bangun juga? anak gadis begini harusnya membantu ibu mengurus rumah, ini hanya disuruh mandi dan makan saja susah" kali ini nadanya terdengar se...